Pengalaman menggunakan Linux

Posted by darmanex on Sunday, March 21, 2010 comments (2)

Tidak banyak sebagian orang mengatakan bahwa sistem operasi Linux kadang sukar atau pun sulit untuk digunakan, tapi memang yang saya rasakan selama ini tidak terlalu susah untuk menggunakannya. Awalnya pada saat saya mengenal dan menyukai sistem operasi Linux pertama kali itu karena keunikannya, kenapa saya mengatakan unik? ya, unik karena setiap akan melakukan instalasi(khususnya dibasis debian seperti ubuntu) kita cukup menggunakan Bank Aplikasi yang biasa disebut sebagai Repository dan tidak jarang juga katanya setiap akan menginstall software atau aplikasi dilinux itu wajib hukumnya untuk mengetahui instalasi aplikasi melalui terminal/konsole. Jadi intinya, pada saat akan instalasi beberapa software/aplikasi di linux kita tidak perlu repot-repot untuk membeli atau pun meminjam direntalan(kisah jadul masih maenan rentalan..ckckckk) agar bisa menggunakan software/aplikasi dilinux.

Agar mudah mendapatkan Bank Aplikasi atau Repository kita cukup mempunyai space di komputer/Laptop untuk memasangnya(bisa jg dengan menggunakan beberapa buah DVD atau HD eskternal), jadi tidak perlu repot lagi kesana-kemari mencari software/aplikasi yang akan diinstall. Misalnya, dengan hanya beberapa buah DVD atau sebuah HD eksternal kita sudah memiliki software/aplikasi dan selanjutnya ber-SAGI ria(baca:sudo apt-get install via terminal). Nah, tergantung lagi sebuah software/aplikasi jenis apa yang akan diinstall, apakah berupa source yang memang instalasinya perlu dikompilasi via terminal. AkhirnyaUntungnya, dokumentasi mengenai Linux kini sudah banyak beredar luas didunia maya(contohnya blog ini..hahayy*prett*) baik online maupun offline yang dimana dokumentasi tersebut dapat kita download dan dipelajari at home.

Seperjalan saya menggunakan sistem operasi Linux selama ini untuk masalah kebutuhan pelan-pelanbaik-baik saja, baik itu kebutuhan akan tugas kuliah dengan menggunakan aplikasi OpenOffice disaat membuat laporan, membuat skema arsitektur menggunakan OoDrawing, mengolah database, dan kebutuhan lainnya yang sekiranya saya perlukan. Untuk kebutuhan mendengarkan musik pun juga sudah sangat memuaskan. (rock)

Bagi anda yang penasaran dengan sistem operasi Linux cobalah dan langsung saja praktekkan atau diutak-atik juga kalo perlu, saya yakin anda akan merasakan perbedaan diantara dua dunia yakni terminal/konsole dan gui. :rofl:

_salam



Baca lebih lanjut»(Continue read)

Ubuntu (karmic) : Meangaktifkan chip BCM4312 [14e4:4315] untuk dukungan injeksi ke Access Point

Posted by darmanex on Monday, March 08, 2010 comments (1)

Pada postingan yang sederhana ini, saya akan mengulas sedikit mengenai chipset BCM4312 khususnya untuk melakukan injeksi ke suatu AP(access point) agar bisa berjalan dengan baik dan cukup bisa diandalkan :P.
Mungkin bagi pengguna laptop(seperti saya) yang menggunakan chipset BCM312 dengan PCI-ID 14e4:4315 sangat sukar untuk mengaktifkannya baik di Ubuntu(karmic) maupun di Backtrack 4(pre/final). Sebelumnya juga saya pernah mencoba untuk melakukan kompilasi driver agar BCM4312 saya bisa berjalan baik di ubuntu tapi hasilnya nihil :( tidak sesuai dengan yang diinginkan. Memang karena waktu itu chipset BCM4312 tidak sepenuhnya support untuk melakukan injeksi ke AP. Namun, kabar gembiranya adalah setelah berkunjung kembali Wireless Kernel driver ternyata sekarang BCM4312 sudah didukung untuk injeksi ke suatu AP.



Nah, sesuai yang tertulis di website tersebut, agar chipset wireless BCM4312 dapat berjalan dengan baik untuk melakukan injeksi maka sebelumnya kita harus melakukan upgrade kernel terlebih dahulu(ya tergantung sih kernel keluaran berapa yang anda gunakan, kalo emang udah memenuhi syarat gak usah di apgret). Seperti saya contohnya, di ubuntu karmic yang saya gunakan adalah kernel dengan versi 2.6.31 sesuai hasil dari perintah

darm@nex:~$ uname -a
Linux nex 2.6.31-19-generic #56-Ubuntu SMP Thu Jan 28 01:26:53 UTC 2010 i686 GNU/Linux




Okeh, katakanlah dikasus ini saya sudah melakukan building kernel(agar lebih mudah) atau jika anda mau melakukan kompilasi manual anda dapat mengunduh versi kernel 2.6.32 yang seperti tertuliskan di Wireless Kernel driver agar dapat melakukan injeksi terhadap AP.

Agar lebih mudah, disini saya akan membuild kernel yang sebelumnya telah saya unduh disini, dan ini step by stepnya...

root@nex:/usr/src# wget http://www.kernel.org/pub/linux/kernel/v2.6/linux-2.6.32.4.tar.bz2

root@nex:/usr/src# tar -jxf linux-2.6.32.4.tar.bz2


setelah diekstrak silahkan buat symlink dari hasil ekstrakan sebelumnya

root@nex:/usr/src# ln -s linux-2.6.32.4 linux


Dan mari kita eksekusi...

root@nex:/usr/src# cd linux
root@nex:/usr/src/linux# make-kpkg clean
root@nex:/usr/src/linux# fakeroot make-kpkg --initrd --append-to-version=-kernelbaru kernel_image kernel_headers


Pada saat melakukan build kernel juga membutuhkan waktu(kalo dimesin ubuntu saya agak lumayan lama sih). Dari perintah diatas akan menghasilkan paket baru yaitu yang berekstensi .deb.

root@nex:/usr/src# ls
linux-headers-2.6.32.4-kernelbaru_2.6.32.4-kernelbaru-10.00.Custom_i386.deb
linux-image-2.6.32.4-kernelbaru_2.6.32.4-kernelbaru-10.00.Custom_i386.deb


Setelah selesai langsung saja dieksekusi lagi dengan perintah

root@nex:/usr/src/linux# cd ..
root@nex:/usr/src# dpkg -i *.deb


Tunggu beberapa saat dan secara otomatis juga akan menkonfigurasi GRUB bootloader pada ubuntu. Agar efeknya terasa, silahkan direstart dan jangan lupa pada saat menu grubnya muncul pilih kernel yang baru saja dikompilasi.

darm@nex:~$ uname -a
Linux nex 2.6.32.4-kernelbaru #1 SMP Sat Mar 6 23:34:54 WIT 2010 i686 GNU/Linux


Okeh, kernel yang baru saja dikompilasi telah terpasang, sekarang mari ngetest apakah chipset BCM4312 yang saya gunakan dapat berjalan dengan baik. Sebelumnya jalankan dulu perintah berikut untuk mengaktifkan driver si BCM4312

darm@nex:~$ modprobe b43


Selanjutnya cek dulu interface wirelessnya, sebagai contoh di laptop saya

darm@nex:~$ iwconfig
lo no wireless extensions.

eth0 no wireless extensions.

wlan0 IEEE 802.11bg Mode:Managed Access Point: Not-Associated
Tx-Power=20 dBm
Retry long limit:7 RTS thr:off Fragment thr:off
Power Management:off

vboxnet0 no wireless extensions.

pan0 no wireless extensions


Kebetulan interface card wireless saya adalah "wlan0", selanjutnya saya akan menjalankan perintah untuk memulai mengaktifkan dalam modus monitor terlebih dahulu

darm@nex:~$ sudo airmon-ng start wlan0
[sudo] password for darm:


Found 5 processes that could cause trouble.
If airodump-ng, aireplay-ng or airtun-ng stops working after
a short period of time, you may want to kill (some of) them!

PID Name
1050 NetworkManager
1056 avahi-daemon
1123 avahi-daemon
1245 wpa_supplicant
1727 dhclient


Interface Chipset Driver

wlan0 Broadcom b43 - [phy0]
(monitor mode enabled on mon0)


Dan ini hanya sebagai contoh saja untuk mengetest si BCM4312 yang super bandelll.

darm@nex:~$ sudo airodump-ng mon0




Testing ke sebuah access point yang aktif

darm@nex:~$ sudo aireplay-ng -9 -e JMN-BARAT -a 00:80:48:41:7B:DC mon0




Yaaa...chipset BCM4312 saya berjalan dengan baik untuk melakukan capture paket ke AP yang menjadi target, dengan kata lain chipset saya sudah tidak bermasalah lagi seperti beberapa waktu yang lalu.

Oya, postingan ini hanya sekedar untuk mengaktifkan chipset BCM4312(sux) dilaptop saya yang memang rada-rada bandel :P. Semoga bagi rekan-rekan yang mempunyai chipset yang sama seperti saya masalahnya dapat terselesaikan. =))



Baca lebih lanjut»(Continue read)